<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar untuk GalaPost</title>
	<atom:link href="http://galapost.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://galapost.wordpress.com</link>
	<description>Berita Seputar Kita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 08 Dec 2008 17:23:59 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Komentar di Bikin Tim Seleksi KPU Saja DPRD Sumedang koq Repot oleh Achmad S</title>
		<link>http://galapost.wordpress.com/2008/06/27/bikin-tim-seleksi-kpu-saja-dprd-sumedang-koq-repot/#comment-22</link>
		<dc:creator>Achmad S</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Dec 2008 17:23:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://galapost.wordpress.com/2008/06/27/bikin-tim-seleksi-kpu-saja-dprd-sumedang-koq-repot/#comment-22</guid>
		<description>Punteun ah bade ngarecokan.
Menanggapi masalah yang berkaitan dengan kinerja anggota dewan khususnya di Kabupaten Sumedang, perlu kiranya kita merenung sejenak. Renungan ini mungkin berlaku untuk seluruh warga Sumedang yang menginginkan kemajuan di Kabupaten Sumedang. Ketika kita berbicara anggota dewan erak kaitanya dengan masalah pemilihan anggota legislatif (pen-calegan). Kebetulan tidak lama lagi pesta demokrasi akan digelar. 
Saya orang asli Sumedang yang tumbuh besar dan bersekolah di Sumedang sampai tingkat SMA, kemudian saya melanjutkan study ke luar kota Sumedang dan sampai sekarang masih tinggal di luar Sumedang. 
Sungguh mengherankan ketika saya pulang kampung, melihat gambar - gambar/foto - foto caleg DPRD Kabupaten Sumedang. Banyak foto - foto caleg DPRD Kabupaten Sumedang yang saya kenal, tanpa mengecilkan peranan dan kemampuan mereka sempat saya bertanya kepada diri saya &quot;Kok aneh si eta bisa jadi caleg ?&quot; 
Kalau melihat beberapa berita yang dimuat di situs ini, maka semakin yakin bahwa komitmen, pengalaman dan kemampuan baik anggota legislatif maupun calon legislatif perlu kita pertanyakan. &quot;Apakah sudah layak diantara dari mereka duduk di DPRD Sumedang? 
Saya hanyalah rakyat kecil yang ingin melihat kota kelahirannya maju. Saya meminta kepada tokoh, sesepuh sumedang dan pimpinan partai di Kabupaten Sumedang untuk lebih selektif lagi menempatkan orang dalam posisi caleg. Sumedang membutuhkan kader-kader potensial di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah yang punya kemampuan baik secara organisatoris, keilmuan, materi dan kepekaan sosial untuk mengisi posisi yang bisa menjadi penyeimbang (sparing partner) PEMDA Kabupaten Sumedang. DPRD harus bisa mengontrol jalanya pemerintahan di Kabupaten Sumedang. Jangan sampai warga sumedang mempunyai wakil di DPRD yang hanya bisa menjadi &quot;Juragan anu teu nyaho nanaon&quot; dan cuman bisa membuat program &quot;Jangka Imah&quot;. 
Partai - partai di Kabupaten Sumedang perlu kiranya membuat semacam tes untuk para calon legislatifnya. Atau kalau perlu adakan semacam lembaga khusus yang menangani masalah tes uji kepatutan dan kelayakan untuk menjadi anggota DPRD Kabupaten Sumedang. Memang ini semua tidak ada undang -undang atau aturan yang mengaturnya. Tes ini hanya bersifat sukarela, siapa saja anggota dewan yang mengikuti atau yang tidak mengikuti di publikasikan melalui media, termasuk hasil tes ini dipublikasikan pula di media. Dengan demikian masyarakat Kabupaten Sumedang tidak membeli kucing dalam karung. 
Perlu kita ketahui bersama kalau masyarakat Sumedang masih paternalistik, mudah - mudahan tes semacam ini menjadi pendidikan politik khususnya bagi politisi Sumedang umumnya untuk masyarakat Sumedang itu sendiri. 
Hatur Nuhun.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Punteun ah bade ngarecokan.<br />
Menanggapi masalah yang berkaitan dengan kinerja anggota dewan khususnya di Kabupaten Sumedang, perlu kiranya kita merenung sejenak. Renungan ini mungkin berlaku untuk seluruh warga Sumedang yang menginginkan kemajuan di Kabupaten Sumedang. Ketika kita berbicara anggota dewan erak kaitanya dengan masalah pemilihan anggota legislatif (pen-calegan). Kebetulan tidak lama lagi pesta demokrasi akan digelar.<br />
Saya orang asli Sumedang yang tumbuh besar dan bersekolah di Sumedang sampai tingkat SMA, kemudian saya melanjutkan study ke luar kota Sumedang dan sampai sekarang masih tinggal di luar Sumedang.<br />
Sungguh mengherankan ketika saya pulang kampung, melihat gambar &#8211; gambar/foto &#8211; foto caleg DPRD Kabupaten Sumedang. Banyak foto &#8211; foto caleg DPRD Kabupaten Sumedang yang saya kenal, tanpa mengecilkan peranan dan kemampuan mereka sempat saya bertanya kepada diri saya &#8220;Kok aneh si eta bisa jadi caleg ?&#8221;<br />
Kalau melihat beberapa berita yang dimuat di situs ini, maka semakin yakin bahwa komitmen, pengalaman dan kemampuan baik anggota legislatif maupun calon legislatif perlu kita pertanyakan. &#8220;Apakah sudah layak diantara dari mereka duduk di DPRD Sumedang?<br />
Saya hanyalah rakyat kecil yang ingin melihat kota kelahirannya maju. Saya meminta kepada tokoh, sesepuh sumedang dan pimpinan partai di Kabupaten Sumedang untuk lebih selektif lagi menempatkan orang dalam posisi caleg. Sumedang membutuhkan kader-kader potensial di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah yang punya kemampuan baik secara organisatoris, keilmuan, materi dan kepekaan sosial untuk mengisi posisi yang bisa menjadi penyeimbang (sparing partner) PEMDA Kabupaten Sumedang. DPRD harus bisa mengontrol jalanya pemerintahan di Kabupaten Sumedang. Jangan sampai warga sumedang mempunyai wakil di DPRD yang hanya bisa menjadi &#8220;Juragan anu teu nyaho nanaon&#8221; dan cuman bisa membuat program &#8220;Jangka Imah&#8221;.<br />
Partai &#8211; partai di Kabupaten Sumedang perlu kiranya membuat semacam tes untuk para calon legislatifnya. Atau kalau perlu adakan semacam lembaga khusus yang menangani masalah tes uji kepatutan dan kelayakan untuk menjadi anggota DPRD Kabupaten Sumedang. Memang ini semua tidak ada undang -undang atau aturan yang mengaturnya. Tes ini hanya bersifat sukarela, siapa saja anggota dewan yang mengikuti atau yang tidak mengikuti di publikasikan melalui media, termasuk hasil tes ini dipublikasikan pula di media. Dengan demikian masyarakat Kabupaten Sumedang tidak membeli kucing dalam karung.<br />
Perlu kita ketahui bersama kalau masyarakat Sumedang masih paternalistik, mudah &#8211; mudahan tes semacam ini menjadi pendidikan politik khususnya bagi politisi Sumedang umumnya untuk masyarakat Sumedang itu sendiri.<br />
Hatur Nuhun.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Buku Tamu oleh Endy Rosady</title>
		<link>http://galapost.wordpress.com/buku-tamu/#comment-21</link>
		<dc:creator>Endy Rosady</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Nov 2008 01:14:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://galapost.wordpress.com/buku-tamu/#comment-21</guid>
		<description>Salam hangat kembali.
Terima kasih atas infonya.
Insya Alloh, info akan saya coba untuk ditelusuri.
Kebetulan saya memiliki beberapa blog, silhakan kunjungi http://endynews.blogspot.com/, http://mediasumedang.blogspot.com/
Salam Blogger!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam hangat kembali.<br />
Terima kasih atas infonya.<br />
Insya Alloh, info akan saya coba untuk ditelusuri.<br />
Kebetulan saya memiliki beberapa blog, silhakan kunjungi <a href="http://endynews.blogspot.com/" rel="nofollow">http://endynews.blogspot.com/</a>, <a href="http://mediasumedang.blogspot.com/" rel="nofollow">http://mediasumedang.blogspot.com/</a><br />
Salam Blogger!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Buku Tamu oleh agus m</title>
		<link>http://galapost.wordpress.com/buku-tamu/#comment-20</link>
		<dc:creator>agus m</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Nov 2008 22:36:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://galapost.wordpress.com/buku-tamu/#comment-20</guid>
		<description>salam hangat,

pa, maaf mengganggu, perkenalkan, 
nama : agus mulyana 
asal : sumedang
pekerjaan sekarang: - mahasiswa S2 Teknik Elektro ITB
                               - Dosen Tetap UNIKOM 
                               - Wakil Ketua Divisi Robotika UNIKOM Bandung

Begini pa, saya ada perlu dan mohon bantuan bapa, karena di desa saya (babakan asem, kec. conggeang) sudah terjadi ketidak aktfian epemrintah desa, hal ini dapat terlihat dengan jelas, setelah hampir 2 tahun menajabt sebagai kade, maka hasil pembangunan masih nol. jalan rusak berat, bahkan banyak kasus muncul, misal :

1. BLT dipotong
2. Raskin telat
3. Pajak macet di koletor

dlll

mohn diperhatikan dan mohon dapat menyampaiakn berita ini dengan objektif pa, terimakasih pa.

wass. agus m</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>salam hangat,</p>
<p>pa, maaf mengganggu, perkenalkan,<br />
nama : agus mulyana<br />
asal : sumedang<br />
pekerjaan sekarang: &#8211; mahasiswa S2 Teknik Elektro ITB<br />
                               &#8211; Dosen Tetap UNIKOM<br />
                               &#8211; Wakil Ketua Divisi Robotika UNIKOM Bandung</p>
<p>Begini pa, saya ada perlu dan mohon bantuan bapa, karena di desa saya (babakan asem, kec. conggeang) sudah terjadi ketidak aktfian epemrintah desa, hal ini dapat terlihat dengan jelas, setelah hampir 2 tahun menajabt sebagai kade, maka hasil pembangunan masih nol. jalan rusak berat, bahkan banyak kasus muncul, misal :</p>
<p>1. BLT dipotong<br />
2. Raskin telat<br />
3. Pajak macet di koletor</p>
<p>dlll</p>
<p>mohn diperhatikan dan mohon dapat menyampaiakn berita ini dengan objektif pa, terimakasih pa.</p>
<p>wass. agus m</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Pendidikan Gratis? Terlalu Ambisius oleh Endy Rosady</title>
		<link>http://galapost.wordpress.com/2008/05/13/pendidikan-gratis-terlalu-ambisius/#comment-5</link>
		<dc:creator>Endy Rosady</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 May 2008 11:16:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://galapost.wordpress.com/2008/05/13/pendidikan-gratis-terlalu-ambisius/#comment-5</guid>
		<description>Salam Blogger!
Trims atas atensinya. Mohon maklu jika macak-acakan dalam penataan blog. Maklum ya saya masih terlalu mentah.
Mohon masukannya ya...
Trims en Salam Blogger!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam Blogger!<br />
Trims atas atensinya. Mohon maklu jika macak-acakan dalam penataan blog. Maklum ya saya masih terlalu mentah.<br />
Mohon masukannya ya&#8230;<br />
Trims en Salam Blogger!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Pendidikan Gratis? Terlalu Ambisius oleh asuna17</title>
		<link>http://galapost.wordpress.com/2008/05/13/pendidikan-gratis-terlalu-ambisius/#comment-2</link>
		<dc:creator>asuna17</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 May 2008 03:50:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://galapost.wordpress.com/2008/05/13/pendidikan-gratis-terlalu-ambisius/#comment-2</guid>
		<description>Tulisan artikel di blog Anda bagus-bagus. Agar lebih bermanfaat lagi, Anda bisa lebih mempromosikan dan mempopulerkan artikel Anda di infoGue.com ke semua pembaca di seluruh Indonesia. Salam Blogger!
http://www.infogue.com/
http://pendidikan.infogue.com/pendidikan_gratis_terlalu_ambisius</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tulisan artikel di blog Anda bagus-bagus. Agar lebih bermanfaat lagi, Anda bisa lebih mempromosikan dan mempopulerkan artikel Anda di infoGue.com ke semua pembaca di seluruh Indonesia. Salam Blogger!<br />
<a href="http://www.infogue.com/" rel="nofollow">http://www.infogue.com/</a><br />
<a href="http://pendidikan.infogue.com/pendidikan_gratis_terlalu_ambisius" rel="nofollow">http://pendidikan.infogue.com/pendidikan_gratis_terlalu_ambisius</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Halo dunia! oleh Tuan WordPress</title>
		<link>http://galapost.wordpress.com/2008/04/06/Halo-Dunia/#comment-1</link>
		<dc:creator>Tuan WordPress</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Apr 2008 04:23:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-1</guid>
		<description>Hai, ini adalah komentar, &lt;br /&gt;Untuk menghapus komentar, silakan login dan lihat komentar pada postingan, disitu Anda dapat mengedit atau menghapusnya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hai, ini adalah komentar, <br />Untuk menghapus komentar, silakan login dan lihat komentar pada postingan, disitu Anda dapat mengedit atau menghapusnya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
